Minggu, 28 Desember 2014

Penipuan, pengangkatan PNS tanpa Tes

Posted by Haf Sari 20.41, under | No comments

Penipuan, pengangkatan tenaga honorer tanpa Tes. Hati-hati penipuan pengangkatan PNS tanpa tes terutama bagi anda yang guru sukwan. Hari ini ada seorang yang add friend via Facebook dan aku konfirmasi karena beberapa hal. Setelah beberapa saat aku konfirmasi beliau menyapa dan bertanya-tanya mengenai dataku. Pelaku mengaku sebagai Kuli Mempan / pegawai Mempan


Penipuan, pengangkatan Tenaga honorer tanpa Tes. Sang pelaku sebelumnya telah mencari data tentang target di Facebook. Pelaku akan menanyakan apakah anda punya Akta sukwan ? setelah itu pelaku akan meminta akta sukwan anda untuk meyakinkan anda bahwa pelaku memang benar seorang pegawai Mempan. Pelaku menginformasikan bahwa 3 bulan yang lalu di adakan pendataan Verbal oleh Pemda. Sehingga target merasa sedikit kecewa karena ketinggalan adanya titik terang pengangkatan PNS yang di nantikan.

Penipuan, pengangkatan Tenaga Honorer tanpa Tes. Pelaku akan menginformasikan bahwa ada pengangkatan tenaga honorer tanpa tes. Di ketahui bahwa pemerintah tidak melakukan perekrutan PNS melalui tes  melainkan mendahulukan para guru Honorer atau  saja. Itu artinya dengan menjadi tenaga honorer sudah tinggal menunggu sertifikasi PNS.


Penipuan, pengangkatan Tenaga Honorer tanpa Tes. Setelah percakapan panjang kali lebar mengenai data diri dan sekolah tempat mengajar. Pelaku memberitahukan bahwa untuk pendaftaran harus melakukan penyesuaian ijazah PGSD  dan menyiapkan materai 6000 sebanyak 9 buah untuk surat pemberkasan.
Awalnya pelaku meminta materai 9 lembar jika korban termasuk dalam kuota.
Untuk meyakinkan korban maka pelaku menyebutkan dasar keputusan Menpan mengenai pengangkatan tenaga Honorer tanpa Tes
Setelah percakapan yang panjang pelaku mulai menagih materai saat itu juga. dan memberikan dua alternatif penyerahan materai dengan cara transfer uang harga 9 lembar materai atau mengirim materai 9 lembar.
Pelaku sebenarnya hanya ingin korban mengirim dana bukan bentuk fisik, tapi aku masih bersikeras mengirim dalam bentuk fisik. Pelaku memberikan batas waktu penerimaan Materai yang tidak mungkin bisa jika di kirim melalui jasa pengiriman walaupun memakai yang 1 hari sampai. Materai di minta untuk di kirim ke JL. Jendral Sudirman Kav. 69 Jakarta Selatan 12790 atas nama Ibu D. Raras. Ibu D Raras di sebutkan  sebagai oabitia administrasi. Kemungkinan alamat itu palsu, hanya di gunakan untuk meyakinkan saja.

Coba saja hitung. Pengiriman tercepat adalah maksimal sampai 1 hari atau 24 jam dari pengiriman. Jasa pengiriman buka pukul 8.00 sehingga maksimal kiriman sampai esok hari dan sedangkan batas penerimaan pukul 12.00. Untuk mempengaruhi agar korban mengirimkan dana melalui transfer atau memastikan korban telah terperangkap, plaku kembali mengirim pesan yang berisi " tolong jangan lewat jam 12 kami sudah bisa mengambilnya..."

Semoga ini membuat kita semakin berhati-hati karena penipuan dapat terjadi pada siapapun dan kapanpun.

0 komentar: