Sabtu, 18 Maret 2017

memperlancar bicara anak dengan daun sirih

Posted by Haf Sari 15.00, under | No comments

daun sirih memperlancar bicara anak ? di tinjau dari kandungan daun sirih sepertinya tidak percaya. tapi kita sedang ada di kategori mitos atau fakta. sebagai orang jawa aku percaya karena ada banyak hal yang tidak dapat di nalar dengan akal sehat tetapi memang terjadi.

daun sirih memperlancar bicara anak sudah tidak asing namun ada dua pendapat dalam penggunaan daun sirih sebagai cara memperlancar bicara anak. banyak anak anak yang sudah banyak bicara namun tidak bisa di mengerti atau bahkan seorang anak yang seharusnya bisa bicara tapi cuma bisa bilang au.

cara memperlancar bicara anak dengan daun sirih di lakukan saat hari jumat legi.
cara pertama memperlancar bicara anak dengan daun sirih.
.. curi tiga lembar daun sirih. namanya mencuri pemilik tidak boleh tau.
.. daun sirih itu di pegang ujungnya dan dikibaskan atau di pukulkan kemulut anak. ingat bukan di pukul pakai tangan tapi dengan daun sirih pelan aja. hari jumat legi pagi makimal jam sebelas siang.

cara kedua memperlancar bicara anak dengan daun sirih.
.. hari jumat legi kibas mulut anak dengan tiga lembar daun sirih yang baru di petik saat dur panjang. apa itu dur panjang ? dur panjang itu adalah suara beduk masjid yang di bunyikan menjelang sholat jumat. cara kedua ini tidak perlu mencuri tapi bisa beli minta atau milik sendiri.

demikian Mitos atau fakta hari ini semoga membantu. dengan dua cara ini terbukti banyak yang berhasil jangan lupa berdoa kepada allah semata agar di berikan apa yang kita harapkan.

Jumat, 10 Maret 2017

mendaki gunung welirang pertama dan terakhir

Posted by Haf Sari 17.10, under | No comments

Liat rombongan anak2 bawa tas besar. Jadi ingat dulu pengalaman pertama dan terakhir mendaki gunung welirang. Pengalaman yang tak mudah di lupakan sekaligus bikin kesel.
Q punya teman cewek anak mami banget. Apapun selalu takut dan manja. Sedangkan ortunya ingin ia lebih dewasa sebagai anak sulung. saat teman teman mengadakan kegiatan mendaki gunung welirang aku langsung memberi tahukan kepada orang tuanya.

vina aku memanggilnya. aluvia suntia dewi nama lengkapnya. teman yang tidak pernah protes apa yang aku katakan dan selalu nurut apa yang aku katakan. vina anak pertama dari tiga bersaudara. adik vina bernama nonia dan steven. namanya anak orang kaya keturunan china ya namanya kebule bulean. bukan hanya vina tapi orang tuanya juga percaya nganku. aku memberi ide untuk vina kepada orang tuanya. aku menyarankan vina ikut mendaki gunung denganku dan aku akan menjaganya.

tidak di duga tanpa berfikir orang tuanya langsung setuju dan meyakinkan vina ikut menaki gunung. tibalah di saat yang di tunggu tunggu. aku dan teman teman sudah menunggu di terminal pandaan tapi vina tidak muncul juga. saat kita mau berangkat sewa angkot vina muncul di antar ayahnya dengan mobil mewah. wew namanya kita bukan anak orang kaya jangankan mobil. motor aja jarang yang punya gak seperti sekarang.
satu teman membeli tiket pendakian dan kita semua menunggu. di tengah jalan pendakian vina mengeluh perutnya sakit dan pusing. tas yang di bawah vina di bawa teman cowok duluan.
jujur aku bingung harus bagaimana? aku mulai menebak. ternyata vina memang tidak makan sebelum berangkat apalagi dia cuma membawa cemilan kering. ya sudahlah namanya juga pengalaman pertama jadinya aku berikan nasi bekalku agar vina tidak sakit perut lagi. menunggu vina selesai makan dan beristirahat sehingga kita kemalaman sampai di tempat peristirahatan pertama. mulai menginjak peristirahatan pertama bau belerang sudah sangat menyengat dan di tanah terlihat potongan potongan kecil belerang berwarna kuning keemasan.

persiapan dan perlengkapan mendaki gunung yang aku bawah.
sebelum berangkat usahakan makan dan minum
kalau menurutku pakai kaos lengan panjag biar menyerap keringat tapi pakai hem kotak seperti kebanyakan pendaki juga gak apa lah.
pakai sepatu ket jangan pakai sepatu high hills emang mau konser atau jangan pakai sendal jepit emang mau ke masjid.
pakai celana standart jangan pakai celana atau pakaian yang akan menyulitkanmu karena jalan yang dilewati penuh batu sangat besar dan harus memanjat batu untuk lewat.
bawa bekal nasi secukupnya bawa mie instan dan yang bisa membuatmu kenyang.
bawa pisau atau parang.
bawa tenda walau milik teman.
jangan lupa bawa pasaknya sekalian karena di sana tidak ada yang jual pasak.
bawa jaket tebal karena udara di gunung lbih dingin di banding di rumahku.
 bawa kompor kecil berbahan spirtus.
tidak usah bawa hp karena tiak akan ada sinyal.
Mendaki gunung rencananya 3 hari eh ternyata 1 hari udah balik. kejadian yang sangat mengerikan terjadi. kita sampai di tempat berkema yang pertama sudah terlalu larut sehingga tidak begitu jelas lokasi aman dan nyaman. saat teman teman memilih tempat itu aku merasa tidak nyaman karena tempatnya berada di atas bukit dan melewati smak belukar yang lebat tapi yah sudahlah kita cuma mennginap semalam kemudian lanjutkan perjalanan. tidak di sangka saat tenda mulai berdiri aku terkejut ada seorang teman laki laki mengamuk. menyuruh kits pergi semua. kita pindah dan kita mulai menyalakan kompor masak mie dan merebus air sambil menghilangkan sedikit rasa ingin.

saat itu vina menunjukkan ke manjaannya. ia tidak bisa makan mi tanpa garbu dan piring.  agar ia makan akhirnya aku menyuapinya. jadi berasa jadi ibu  ibu yang menyuapi anaknya. teman teman sampai menertawakan tingkah kita. malam mulai larut kita masuk tnda. di tengah malam temanku yabg habis kerasukan tiba tiba melompat ke atas  tenda hendak lari mengejar sesuatu. masih beruntung trtangkap teman lain yang ikut melompat ke atas tenda. di pegang dan di tindih beberapa oang masih saja meronta. kejar ular itu brmata berlian lari ke arah istanah. herannya di mana ada istana karena ini hutan. akhirnyadi bawa ke dalam tenda di lepas  pakaiannya dan diguyur air.

yang bikin kesel teman cowok yang kerasukan sampai dua kali itu menyalahkanku. dengan santai ia bilang kamu tuh hafsari aku kira kamu tidak ikut. yang ikut cuma vina. kalau kamu ikut gini kan jumlah orangnya jadi ganjil. karena ganjil sembilan belas jadi salah satu dari kita akan kerasukan dan di ajak tinggal di sini. helloo vina yang ngajak aku dan yang minta ijin ortunya juga aku. klo aku gak ikut vina pasti tidak akan ikut. tapi yah sudahlah mending diam saja. sudah terjadi dan kita sudah mau pulang walau masih mnginap semalam dari pada kejadian buruk terulang.

Kamis, 02 Maret 2017

banjir dusun mojo pandaan

Posted by Haf Sari 19.45, under , | No comments


akibat banjir jalanan berlubang
senin, 27 februari 2017 terjadi banjir dusun mojo pandaan. banjir besar kembali melanda dusun mojo pandaan setelah banjir besar melanda hari rabu sebelas januari kemarin. bencana banjir yang membawa sebagian harta dan meninggalkan trauma bagi warga. kerusakan baik jalan maupun rumah. Banjir membuat jalan berlubang hingga 1 meter di tengah dusun Mojo. Belum lagi banjir pertama telah merobohkan rumah dan membawa harta benda warga di dekat sungai. Kerusakan baru saja selesai di perbaiki ternyata banjir datang kembali padahal di tepi sungai sudah di beri tumpukan pasir yang di bungkus karung.

banjir besar yang melanda bukanlah tanpa sebab. bagaimana tidak terjadi banjir saat hujan turun?

banjir terjadi setelah penggusuran bangunan warga untuk pelebaran jalan. pembongkaran yang tidak di iringi dengan pembersihan puing-puing bangunan inilah yang menyebabkan banjir. material bangunan yang di gusur masuk sungai sehingga sungai yang menampung luberan air dari sungai besar dangkal. setelah banjir rabu, 11 januari 2017  lalu sungai di keruk dengan alat berat namun di sayangkan hasil pengerukan tidak disingkirkan. hasil pengerukan di biarkan di tepi sungai sehingga kembali masuk sungai terkena air hujan.

Seperti yang di keluhkan Pak Pi'i salah satu pemilik toko kelontong di dusun : mojo " belum balik modal dagangan setelah terkena banjir pertama, sekarang sudah terkena banjir lagi ".
Bukan hanya pemilik toko tapi warga lainpun mengeluhkan banjir yang datang dua bulan terakhir ini. Tahun-tahun sebelumnya tidak pernah terjadi. Sebelumnya di tepi sungai berjajar bangunan warga untuk berjualan, setelah penggusuran tidak ada lagi yang menghalangi air dari sungai masuk desa. Ibu-ibu rumah tangga mengeluh " belum juga hilang capek bersih-bersih rumah dan prabot setelah banjir pertama, sudah banjir lagi".

selama sungai dangkal ancaman banjir tidak akan pernah hilang. bukan hanya karena penggusuran dangkalnya sungai juga karena sbagian besar penduduk uang sampah ke sungai. sungai menjadi tempat sampah yang luas dan gratis. PR untuk Bapak Camat Pandaan mengenai Sungai sebagai tempat buang sampah mengingat Pandaan kota percontohan.