Rabu, 25 Februari 2015

Manfaat buah favorit masa kecil

Posted by Haf Sari 21.12, under | No comments


Udara sejuk dan hijau sepanjang mata memandang. Pagi hari yang ramai kicau burung dan teriakan anak ayam. Damai dalam hati seakan aku tidak ingin beranjak dari tempatku berdiri. Namun sungguh aku harus lekas pergi, waktu mengejarku seakan tidak akan membiarkanku terdiam lebih lama. Inilah hari-hariku yang seakan berat ku tinggalkan.

Suasana pedesaan yang menajubkan. Masa kecil yang sangat menyenangkan. Sebagain waktu aiangku aku habiskan di sawah. Aku tinggal bersama kakak perempuan, ibu dan nenek.Dikatakan kurang kasih sayang, enggak juga. Nenek selalu ada untuk aku  dan kakak saat ibu harus berkerja untuk menghidupi kami.

Saat Musim mangga aku suka sekali mencari mangga yang jatuh di sawah-sawah sekitar rumah baik sebelum berangkat sekolah ataupun setelah pulang sekolah. Buah Mangga sendiri memiliki beberapa jenis dan di daerahku saat aku kecil yang aku kenal ada 3 jenis antara lain :

  • Mangga Nanas ( Saat masih muda mangga ini rasanya sangat asam, saat masak rasanya manis, berserat dan tidak lembek )
  • Mangga Gondo ( mangga ini lebih baik di makan saat masih muda saja, karena saat masih muda rasanya manis dan renyah hingga kulitnyapun enak dimakan, tapi saat masak buah mangga ini berubah rasa menjadi asam )
  • Mangga Golek atau mangga gandek atau mangga goleng ( memiliki bentuk yang panjang, tidak berserat, manis saat matang dan lembut saat di makan )

Dari ketiga jenis mangga itu aku suka mangga gandek atau goleng atau golek karena manis dan bijinya tipis. Tapi kalau di makan saat masih muda, aku suka yang mangga Gondo karena renyah dan manis. Buah mangga ini biasa di diamkan di dalam tumpukan daun sengon agar cepat matang. Sehingga prosesnya tidak menggunakan bahan kimia sama sekali yang dapat mengganggu kesehatan.

Salah satu buah yang juga aku suka adalah buah keres atau disebut juga buah seri. Buah ini berbentuk bulat kecil namun sangat manis. Buah ini didalamnya cuma berisi air dan biji. Saat aku kecil aku suka mencari dan memakan buah ini walaupun ibu melarang. Ibu melarang memakan buah ini karena bisa merusak lambung. Tapi menurut sebuah sumber Kandungan buah ini antara lain setiap 100 gram kersen mengandung air (77,8 gram), protein (0,384 gram), lemak (1,56 gram), karbohidrat (17,9 gram), serat (4,6 gram), abu (1,14 gram), kalsium (124,6 miligram), fosfor (84 miligram), besi (1,18 miligram), karoten (0,019 gram), tianin (0,065 gram), ribofalin (0,037gram), niacin (0,554 gram), dan vitamin C (80,5 miligram). Adapun nilai energi yang dihasilkan 380 KJ/100 gram. Kandungan senyawa tanin, flavonoids, dan saponin buah kersen bermanfaat sebagai antiseptik, antiflamasi atau antiradang, dan antitumor. Entah mana yang benar.




Buah yang aku suka lainnya aalah buah Ciplukan. Karena sebagian waktu kecilku di sawah aku sangat suka buah Ciplukan ini karena tidak perlu menempuh jarak yang jauh seperti saat mencari buah keres. Buah ciplukan ini tumbuh di sawah yang memiliki tanah subur tapi agak kering. Paling banyak tumbuh saat sawah di tanami jagung atau tanaman yang sedikit pengairan. Menurut sumber buah ciplukan mengandung Senyawa-senyawa aktif yang terkandung dalam ciplukan antara lain saponin, flavonoid, polifenol, dan fisalin. Komposisi detail pada beberapa bagian tanaman, antara lain: herba (Fisalin B, Fisalin D, Fisalin F, Withangulatin A), biji (12-25% protein, 15-40% minyak lemak dengan komponen utama asam palmitat dan asam stearat), akar (alkaloid), daun glikosida (flavonoid/luteolin), tunas (flavonoid dan saponin).

Buah lain yang hidup di sawah kami adalah Jambu biji. Aku suka jambu biji karena manis saat masak dan renyah saat masih muda. Walaupun bijinya sangat banyak dan keras, tapi aku tetap suka karena biasanya aku tidak mengunyak biji yang keras, aku cuma mengunya sebentar kemudian menelannya. Aku biasa menyebutnya jambu atau jambu biji atau Guava crystal. Menurut SunPride Buah Guava Crystal mengandung lycopene atau antioksidan yang mampu melawan kanker prostat. Buah Guava Crystal juga mengandung serat yang membantu sembelit dan bahkan mampu menurunkan kemungkinan perkembangan diabetes tipe dua..

Dari buah-buahan yang aku sebutkan tersebut di atas, buah-buahan di sekitar kita yang biasa kita remehkan sebagai buah-buahan desa merupakan buah kaya manfaat dan dapat mengobati penyakit yang kita derita. Seharusnya kuta bangga menjadi warga Indonesia yang merupakan daerah tropis, daerah yang banyak di tumbuhi tanaman-tanaman kaya manfaat. Dengan buah-buahan yang sering di anggap ndeso kita tidak perlu bayar mahal untuk penyakit-penyakit kronis

dan masih banyak lagi buah lokal yang aku suka termasuk pisang dan lainnya.

Dari ceritaku di atas sudah jelas alasanku menyukai buah-buahan lokal antara lain :
  • Buah lokal lebih kita kenal sebagai buah yang sehat dan menyehatkan
  • Buah disekitar kita atau buah lokal lebih kita ketahui bahwa tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya saat proses pematangan buah maupun pengemasan.
  • Buah lokal aku suka karena sudah aku konsumsi dari sejak kecil
  • Buah lokal sudah kita ketahui jauh sebelumnya bahwa tidak memiliki kandungan berbahaya seperti berita terbaru yang menyebutkan bahwa ada buah yang mengandung bakteri.
  • Harga buah lokal lebih terjangkau bagi saya pribadi.
  • Buah lokal lebih mudah di dapatkan, baik dari tanaman sekitar ataupun membeli di pasar.

0 komentar: