Sabtu, 09 Juli 2011

Sedekah Bumi

Posted by Haf Sari 17.40, under | No comments

Wew sedekah bumi..apatu?
Mungkin sebagian dari pembaca mengerti apa yang disebut dengan sedekah bumi namun ada pula yang tidak mengerti. Bisa dibilang Sedekah bumi bahasa tenarnya ulang tahun sebuah desa ataupun Dusun. Kebanyakan sedekah desa dilaksanakan menjelang bulan ramadhan namun kadang juga menurut sejarahnya. Seperti halnya di sebuah desa seperti Benagung, Trongso, Dayu, Mbantal, Prigen,Gambiran dan Pecalukan sedekah bumi dirayakan secara besar-besaran dengan membuat ancak.
Ancak itu apa?
Ancak adalah sebuah tumpukan makanan yang terdiri dari tumpang ataupun jajanan dan buah. Dari kesemuanya tidak dijadikan satu namun disendirikan. Untuk tumpeng beserta lauk menjadi satu ancak dan jajanan serta buah-buahan juga menjadi satu ancak. Sebagian desa membuat 4 buah ancak yaitu 2 ancak tumpeng dan 2 ancak buah dan jajanan. Itu diibaratkan berpasangan antara tumpeng dan jajanan. Setelah makan maka cuci mulut dengan makan buah ataupun jajanan.
nasi tumpeng yang besar beserta lauknya. Lauknya terdiri dari Ayam jago yang disajikan  secara utuh tapi tanpa bulu loooo yaaaa..hehehhehe nanti dikira lauk ikan ayam jago hidup, Ikan bandeng dan lainnya yang kesemuanya disajikan utuh. Ancak terbuat dari bambu yang susun dan diatasnya ditata menyerupai sebuah tumpeng yang besar dengan ketinggian hingga 2 meter. 
Buah dan jajanan juga ditumpuk tinggi seperti tumpeng. Buah dan jajanan terdiri dari berbagai macam. Untuk jajanan ukurannya juga lumayan besar-besar dibandingkan ukuran pada umumnya.  Jajanan biasanya berupa jajanan khas desa saja antara lain Rengginang, apem dan lainnya kalau buah itu terdiri dari salak, nanas, apel, sawo dan lainnya. 
Diarak menuju acara digelar dengan dipikul beberapa orang laki-laki. Setelah sampai ditempat acara digelar maka dido'ai oleh pemuka agama setempat dan diperebutkan oleh orang banyak namun kebanyakan bukan orang desa itu sendiri yang ikut berebut makanan.
Sebagian sedekah bumi dilakukan dengan perayaan sederhana saja seperti pengajian dan kendurian dimasjid saja yang diikuti oleh semua warga desa seperti didesa saya, Sukolelo, ketan ireng dan lainnya. Sebenarnya menurut saya maknanya sama saja namun semua itu tergantung kebiasaan dari sejara masing-masing desa. Seperti di desa Slepi trawas yang diadakan tanggal 4 juli 2011 kemarin acaranya sederhana dengan membawa beberapa tumpeng yang diarak dengan menggunakan treatikan bantengan, barongan yang menggambarkan asal muasal desa tersebut kesebuah sumber sebagai sumber air satu-satunya sebagai penghidupan warga. Di Sumber tersebut tumpeng di do'ai oleh sesepuh desa dan dimakan bersama oleh para warga yang mengarak. Di desa trongso diadakan acara sedekah bumi dengan membuat ancak pada tanggal 8 juli 2011 kemarin. Untuk desa mbantal diadakan tanggal 25 juli 2011. Sedangkan Desa Pecalukan diperkirakan akan diadakan setelah Hari raya Idul fitri.

0 komentar: