Jumat, 11 Mei 2012

Korban selamat pesawat Sukhoi Superjet 100

Posted by Haf Sari 15.36, under | No comments

 Sukhoi Super Jet 100 merupakan pesawat kebanggaan Rusia yang di rancang sejak 2000. Pesawat yang joy flight atau uji coba kedua kalinya pada hari rabu dengan penumpang 45 orang ini tidak kembali ke bandara. Sebuah kabar yang mencengangkan, setelah Indonesia beberapa kali mengalami kecelakaan jatuhnya pesawat dan tidak diperbolehkan mendarat di sejumlah negara karena hal ini.

Kabar terakhir yang di dapatkan adalah pesawat diduga menabrak tebing dan jatuh kedalam jurang. Seorang Foto grafer wartakota mengatakan kondisi pesawat hancur dan yang terlihat utuh hanyalah bagian ekor. Beberapa orang berfikir mengapa pesawat terbang dengan ketinggian yang cukup rendah sehingga menabrak tebing?. 

Ternyata pilot Sukhoi Super Jet 100 meminta izin ke pihak air traffic control (ATC) Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta untuk mengurangi ketinggian menjadi 6.000 kaki dari 10.000 kaki. Hal ini dilakukan dikarenakan cuaca yang buruk dan dikawatirkan menabrak awan. Namun naas keputusan tersebut malah membuat pesawat menabrak tebing. Dari kondisi badan pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang hancur dan hanya tinggal ekornya saja ini kemungkinan kecil akan ada penumpang yang selamat. 

Namun saat ini sudah di pastikan penumpang pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang selamat adalah Fanda dan raymond dan 2 orang lainnya. Mengapa demikian?? 
Iya sebenarnya mereka sudah berencana dan terdaftar sebagai penumpang pesawat, namun ternyata tidak ikut terbang. Dari 50 orang penumpang pesawat Sukhoi Super Jet 100 ternyata 5 orang sudah melapor ke posko DVI karena mereka dalam keadaan hidup dan tidak ikut dalam penerbangan. Sehingga korban yang tidak diketahui nasibnya berjumlah 45 orang, namun terakhir di kabarkan bahwa penumpang berjumlah 46 orang. Kita berharap saja evakuasi bangkai pesawat berjalan lancar dan tidak memakan korban lagi.

Sebuah pesawat Sukhoi Super Jet 100 yang terbang perdana dan hilang kontak saat demo Flight di atas gunung salak merupakan sebuah pelajaran bagi kita semua. Mungkin setiap orang ingin merasakan sebuah pengalaman pertama dengan sebuah pesawat yang baru beroprasi. Saya jadi teringat dengan tragedi Tetanik yang juga merupakan kapal pertama dengan kapasitas besar.


0 komentar: