Rabu, 16 Mei 2012

Miss nabrak

Posted by Haf Sari 19.23, under | 2 comments

Sepertinya di Indonesia semakin banyak kecelakaan, entah itu nabrak atau terbakar. Kecelakaan di jalan raya setiap hari terjadi lebih dari satu kali. Korbannyapun ada yang meninggal dunia. Tapi mengapa hal tersebut masih sering terjadi? . Seharunya semua itu bisa ditekan agar lebih kecil. Setiap kejadian didunia Allah yang mengatur, namun sebagai manusia harus berusaha. Dari sekian banyak kecelakaan kebanyakan adalah kesalahan pengemudi, entah itu mengantuk atau sedang telfon.

Sedikit cerita saat aku pulang dari surabaya. Karena sudah cukup malam aku langsung diantarkan ketempat bus terakhir mangkal. Bus terakhir menuju terminal Bungur, untung saja tidak telat, klo telat terpaksa harus nginap di SBY. Pada malam hari itu, bus melaju dengan kecang, tubuhku yang kecil membuat tubuhku seakan terplanting saat Bus berbelok. Ngeri melihat jalanan dan pembatas jalan yang tiba-tiba bus ini seakan mau terbang diatasnya. Aku duduk kursi paling depan sehingga segalanya terlihat jelas. Bukan hanya Pak Sopir mengemudikan Bus malam dengan kecepatan tinggi, namun juga sambil merokok dan Sms. Ingin sekali negor, tapi takut juga kalau diturunkan disitu dan penumpangnya cuma 5 orang saja. Sayang sekali saya tidak bisa mengabadikan kelakuan sang sopir, kamera yang aku bawa masih baru jadi belum bisa seting untuk motret dimalam hari.

Sebenarnya bukan hanya kendaraan yang sukanya nabrak. Aku juga seperti itu, kalau di rumah aku disebut Miss nabrak. Mungkin karena struktur rumahku yang berbelok-belok # ngeles, rumahku itu jalannya sempit jadi nabrak #Alasan, Yang salah bukan aku tapi dindingnya gak mau minggir, #nggak masuk akal. Aku sejak kecil sudah tinggal dirumah ini tapi yang bikin heran kok masih saja sering nabrak entah itu dinding atau puntu. Contoh kejadian yang paling sering bikin aku nabrak:

Setelah Online.
Dari ruangan komputer untuk keluar harus berbalik 90 derajat ke kanan, maju 2 langkah dan balik kekanan lagi. Suatu ketika lagi serius manteng komputer, ibu memanggil dari belakang.
Aku : Iya bu, sebentar ( sambil berdiri dan berbalik sambil melankah, tiba-tiba "Aduh")
Ibu : Kenapa kamu.
Aku : Kejedot dinding

Kedapur
Pintu menuju dapur hanya muat untuk lewat satu orang seukuran nenekku. Aku hendak masuk dapur, eh ternyata berpapasan dengan nenek.
Nenek : mau kemana?
Aku : kedapur (sambil jalan minggir.. "Aduh..")
Nenek dan Ibu : kenapa?
Aku : pundakku kejedot pintu.

Masuk kamar
Jika masuk kamar aku juga sering nabrak pembatas pintu. Misalnya lagi buru-buru ngambil sesuatu dan masuk kamar. ah dari situ saat balik keluar langsung Kedubrakkkk......

Dengan seringnya aku nabrak sampai ibu dan nenekku hafal sekali, mereka tidak heran kalau tiba-tiba aku bilang "Aduh".

2 komentar: