Rabu, 21 November 2012

Musik Kroncong di Blogilicious Solo

Posted by Haf Sari 10.38, under , | No comments


Musik keroncong merupakan sebuah musik khas indonesia walaupun dalam sejarah alat musik yang di gunakan merupakan bawaan dari Portugis pada masa penjajahan. Musik merupakan sebuah cara yang di lakukan untuk menghibur diri dari kesepian. Seperti apa yang di lakukan oleh bangsa Portugis, saat merantau ke negara-negara lain mereka membawa sebuah alat musik. Alat musik tersebut adalah ukulele. Ukulele merupakan sebuah alat musik yang berbentuk seperti gitar namun kecil. Dalam perkembangannya musik keroncong tidak di nyanyikan sendiri melainkan bersama sama. Oleh karena itu musik keroncong juga di iringi dengan alat-alat musik lain seperti rebana, kentung bambu dan sebagainya.

Sejarah, oh sejarah. Pemain musik keroncong ini kebanyakan merupakan keturunan portugis. Seperti halnya sekarang banyak orang manca negara berkerja di Indonesia dan akhirnya menetap dan berkeluarga. Begitu pula pada masa itu, sehingga saat masa Penjajahan telah usai masih meninggalkan keturunan portugis yang merupakan warga Indonesia juga. Keturunan portugis di sebut Indo Portugis , atau Portugis Hitam, dan juga di sebut Mahardika dalam Bahasa Sanskrit Pada sejarah lampau terdapat seorang ahli mengatakan bahwa orang Indonesia itu bodoh. Tapi semua itu dapat di sanggah dengan cepat dengan begitu banyak bukti. Keturunan Indonesia terbukti lebih unggul dalam prestasi. Jangankan prestasi, seperti halnya musik keroncong ini. Para penjajah yaitu Portugis saat itu hanya membawa sebuah alat musik yang di sebut Ukulele. Orang indonesia hanya mendengar dan belajar memainkannya, namun lambat laun orang-orang indonesia mampu memadukan dengan alat musik lainnya. Yang tidak kalah penting bahwa aliran musik keroncong berbeda dengan aliran musik portugis saat itu.

Sejarah bukan hanya untuk di kenang, namun sesungguhnya sejarah setidaknya akan menjadi pelajaran berharga. Bagaimana kita generasi penerus tidak hanya mewarisi, namun bisa belajar bagaimana mereka memiliki ide yang cemerlang untuk menciptakan sesuatu. Tapi apa yah?? intinya setidaknya kita tidak suka meniru bangsa lain sesuatu yang tidak membangun dan hanya meniru tanpa melakukan perkembangan, itu hanya akan membuat kita semakin bodoh dan semakin tergantung dengan mereka. Jika nenek moyang kita bisa meniru dan mengembangkannya menjadi sesuatu yang berbeda, kita juga pasti bisa. Haduh, kok jai sok menjadi Guru yah? ngurusin diri sendiri blom pecus udah sok menggurui. Ok, deh kita lanjut pada topik awal saja ya..

Musik Kroncong di Blogilicious Solo, Ya musik keroncong mengalun merdu pada acara Blogilicious Solo. Hari itu merupakan kali pertama aku mendengarkan secara langsung Musik Keroncong di mainkan. Suara penyanyinya heem.. tidak ada duanya deh. Walaupun penampilan Group Kroncong ini bisa di bilang nyentrik tapi permainannya memukau. Saking aku menikmati alunan musik Kroncong sambil makan siang saat Kopdar Blogilicious Solo, aku sampai lupa untuk merekamnya dalam bentuk vidio.

Terpesona Musik Keroncong di Blogilicious Solo. Saking terpesonanya sampai aku enggan beranjak dari tempat duduk. Walaupun peserta lain pada kabur istirahat, banyak yang keluar ruangan karena memang kondisi ruangan yang panas, tapi aku masih tetap di tempat dudukku untuk menikmati makan siang. Terpesona? heem.. mungkin bisa di bilang seperti itu. Dibilang aneh, mungkin juga aneh. Banyak orang juga bilang seperti itu. Mungkin karena aku memang lebih suka mendengarkan lantunan sebuah lagu langsung dari seseorang di bandingkan dengan mendengarkan sebuah rekaman. Bukan berarti setiap ada orkes ataupun konser aku selalu datang. Maksudnya, aku suka mendengarkan lantunan lagu ataupun bacaan Al Qur'an langsung dari seseorang bukan rekaman walaupun itu bukanlah di lantunkan oleh ahlinya. 

Bukannya Blogilicious itu merupakan kopdar Blogger yah??
iya memang benar..
Tapi.. apa hubungannya Kopdar Blogger dengan Musik Kroncong?

Blogilicious merupakan sebuah kopdar Blogger bertaraf Nasional. Karena bertaraf Nasional dan peserta yang hadir bukan hanya dari kota yang di kunjungi Blogilicious, jadi setiap kota tersebut menampilkan yang terbaik. Penampilan terbaik yang di maksud adalah penampilan budaya ataupun kesenian khas daerah tersebut. Saat menyelam, pasti ada air yang tertelan. Sebuah moment dimana daerah tersebut di kunjungi orang-orang dari daerah lain, maka mereka tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk mengenalkan mengenai daerah mereka tersebut. Baik wisata maupun kesenian tradisional yang merupakan salah satu dari Icon daerah. Bukan hanya di Solo, seperti di Madura juga mengenalkan sebuah tarian tradisional yaitu Tari Remo Madura.

Ingin menyaksikan kesenian tradisional seluruh Nusantara Gratis, Hadir dalam Blogilicious setiap kota. Ingat, satu tahun ada 7 kota senusantara, jadi satu tahun kamu bisa menyaksikan 7 kesenian berbeda.  Jarang sekali ada kesempatan melihat langsung kesenian di setiap daerah, jangankan secara langsung. Di televisi, sekarang hampir tidak ada pengenalan mengenai itu. 

Andaikan Blogilicious hadir di kota kamu Pasuruan, apa yang kamu ingin tampilkan?
Waduh.. apa yah, di pasuruan kesenian yang di ajarkan kepada setiap anak-anak sekolah adalah tari remo dan jaranan. Tari remo adalah kesenian Jawa Timur, Jaranan di Pasuruan selalu di iringi dengan kesenian Pucang Kanong atau Bantengan. Heem.. tidak mungkin juga menampilkan Jaranan, kesenian pucang kanong dan bantengan di Blogilicious. Bisa-bisa jika ngamuk, peserta blogilicious kena seruduk bantengan.. Tapi sebenarnya pertunjukan kesenian apapun itu tidak berbahaya bagi penonton. Setiap pertunjukan kesenian Pucang kanong, jaranan dan bantengan selalu ada pendampingnya yang menjaga agar tidak membahayakan penonton.

0 komentar: