Senin, 13 Juli 2015

Puasa bukan alasan

Posted by Haf Sari 21.47, under ,, | No comments


Tahukah kamu pekerjaan positif yang kamu lakukan saat puasa akan menamba pahala puasa ? beberapa orang menyebut bahwa bekerja dan menuntut ilmu adalah termasuk Jihad. Tetapi pada kenyataannya masih banyak orang yang berkerja bermalas – malasan saat puasa. Banyak pula orang menyamakan puasa dengan lemas.
Apakah puasa Ramadhan membuat orang lemas ?
Faktanya lemas yang di alami bukan karena puasanya tapi karena hidrasi yang di alami. Lemas karena Hidrasi saat berpuasa di karenakan kurangnya air yang di minum atau keteraturan cara minum yang salah. Tanpa air tidak ada reaksi kimia dalam tubuh manusia dan manusia tidak dapat tumbuh tanpa air. Rata – rata kebutuhan tubuh terhadap air adalah 2 liter per hari. Air yang kita minum tidak langsung terserap oleh tubuh melainkan menunggu beberapa saat. Hal tersebut yang mengharuskan kita minum air dengan teratur, bukan 2 liter sekaligus.

. The Indonesian Hydration Regional Study (THIRST) mengungkap bahwa 46,1% subyek yang diteliti mengalami kurang air atau hipovolemia (kondisi kekurangan cairan) ringan. Kejadian ini lebih tinggi pada remaja (49,5%) dibandingkan pada orang dewasa (42,5%). THIRST juga mengungkap bahwa prevalensi hipovolemia ringan pada daerah dataran rendah yang panas lebih tinggi dibandingkan dengan di dataran tinggi yang sejuk. Padahal Indonesia merupakan daerah perairan. Bukan hanya air laut yang melimpah namun juga air dari sumber pegunungan yang segar dan sehatpun berlimpah. Contohnya di daerahku yang merupakan dataran tinggi dan sumber air tawarnya melimpah sehingga sebagian orang mendapat rezeki dari penyaluran air bersih.


Namun di sebutkan juga bahwa prevalensi hipovolemia ringan di alami karena ketidak tahuan. Ketidak tahuan akan kebutuhan air yang harus terpenuhi ataupun gejala-gejala kekurangan cairan. maka dari itu kita akan membahas lebih dalam lagi mengenai konsumsi air yang tepat saat puasa untuk menghindari Hidrasi.

Cara mengetahui tingkat hidrasi yang di alami dengan mengenali gejala dan tanda yang di rasakan. Sumber: Thomson Janice, Manore Melinda, Vaughan Linda menyebutkan

  • ·         1 – 2 % Kehilangan Berat Badan Karena Air Tanda-Tanda yang Ditimbulkan adalah Rasa haus yang kuat, kehilangan cita rasa, perasaan tidak nyaman
  • ·         3 – 5 % Kehilangan Berat Badan Karena Air Tanda-Tanda yang Ditimbulkan adalah Mulut kering, pengeluaran urin berkurang, bekerja dan konsentrasi lebih sulit, kulit merasa panas, gemetar berlebihan, tidak sabar, mengantuk, muntah, ketidakstabilan emosi
  • ·         6 – 8 % Kehilangan Berat Badan Karena Air Tanda-Tanda yang Ditimbulkan adalah Peningkatan suhu tubuh, peningkatan denyut jantung dan pernapasan, pusing, sesak nafas, bicara tak lancar, otot lemah, bibir membiru
  • ·         9 – 11 % Kehilangan Berat Badan Karena Air Tanda-Tanda yang Ditimbulkan adalah Kejang, berhalusinasi. Lidah bengkak, keseimbangan dan sirkulasi yang lemah, kegagalan ginjal, menurunnya volume dan tekanan darah.


Beberapa tingkatan kekurangan konsumsi air putih di atas patut di waspadai. Lebih baik mencegah dari pada mengobati.


Tahukah kamu di luar sana masih banyak orang yang berpuasa tapi tetap berkerja seperti biasa. Di tempatku kerja ada mak Ten, di usianya yang tidak muda lagi ia tetap puasa sambil berkerja. Beliau berusia 72 Tahun tetapi setiap hari beliau berkeja melipat sarung di tempatku kerja 7 hari dalam seminggu, dari pagi hingga sore. Apa buktinya mak Ten puasa ? Mak ten sebelum bulan ramadhan selalu pulang saat adzan dzuhur tiba untuk makan dan sholat. Sekarang saat bulan ramadhan beliau justru tidak pulang sama sekali. Di balik tubuhnya yang kurus tinggi dan rapuh ada semangat untuk berkerja membantu ekonomi keluarganya ( suami dan adik ). Walaupun putra – putrid beserta cucu – cucunya tidak tinggal bersamanya.

Saat aku melihat Mak Ten aku selalu bilang  dalam hati “ Masak aku yang muda, kalah dengan yang tua “. Padahal Mak Ten juga harus membawa hasil lipatan yang sudah di ikat perbendel ( 2 kodi ) kedepan saat mau setor ke Pabrik di pagi dan siang hari. Untuk menjaga kondisi tubuh dari Hidrasi saat berpuasa selain mengenali tanda – tanda hidrasi yang di alami, kita juga harus mengetahui kebutuhan air kita sendiri. Kebutuhan konsumsi air setiap orang berbeda tergantung dari usia AKG 2004 menurut Proboprastowo SM, Dwiriani CM sebagai berikut :

Bayi (Diberikan dalam bentuk ASI)
0 – 6 bulan membutuhkan 0,8 Liter per hari
7 – 12 bulan membutuhkan 1,0 Liter per hari
Anak
1 – 3 tahun membutuhkan 1,1 Liter per hari
4 – 6 tahun membutuhkan 1,4 Liter per hari
7 – 9 tahun membutuhkan 1,6 Liter per hari

Pria
10 – 12 tahun membutuhkan 1,8 Liter per hari
13 – 15 tahun membutuhkan 2,1 Liter per hari
16 – 18 tahun membutuhkan 2,2 Liter per hari
19 – 29 tahun membutuhkan 2,5 Liter per hari
30 – 49 tahun membutuhkan 2,4 Liter per hari
50 – 64 tahun membutuhkan 2,3 Liter per hari
65+ tahun membutuhkan 1,5 Liter per hari
Wanita
10 – 12 tahun membutuhkan 1,9 Liter per hari
13 – 15 tahun membutuhkan 2,1 Liter per hari
16 – 18 tahun membutuhkan 2,1 Liter per hari
19 – 29 tahun membutuhkan 2,0 Liter per hari
30 – 49 tahun membutuhkan 2,0Liter per hari
50 – 64 tahun membutuhkan 2,0 Liter per hari
65+ tahun membutuhkan 1,5 Liter per hari

Kebutuhan tubuh terhadap air tidak dapat diganti dengan minuman rasa, kopi, teh atau lainnya. Karena tetap saja air putih lebih sehat dan tanpa efek samping seperti minuman lainnya.
Air sangat penting bagi tubuh terutama air putih untuk melancarkan system pencernaan. Saat berpuasa kita akan mengalami hidrasi karena kita tidak minum di siang hari apalagi sambil berkerja. Kita juga tidak dapat minum banyak dalam sekali minum saat berbuka karena tubuh tidak dapat menyerap air secara langsung.  Seperti halnya motor yang kita tumpangi membutuhkan bensin untuk berjalan. Misalkan saja untuk bersilaturahmi saat hari raya ke rumah saudara di Malang membutuhkan bensin 8 liter untuk pulang pergi dan sedangkan tengki motor hanya muat 5 liter bensin. Jika aku mengisi bensin sebelum berangkat langsung 8 liter maka akan tumpah. Di lain sisi jika aku mengisi bensin kurang dari 8 liter maka motor yang aku tumpangi akan mogok di jalan. Hal ini terjadi karena motor tidak dapat menyerap langsung bensin yang di isi tanpa melakukan perjalanan melainkan bensin akan di tampung pada tangki motor.


   
 









Seperti pada gambar aku dapat mengisi bensin 2 Liter saat masih di sekitar rumah ( Prigen ). Setelah sampai di Pandaan aku bisa mengisi 4 liter untuk pulang pergi Pandaan – Malang. Di Malang aku akan mengisi kembali bensin 2 Liter untuk langsung bisa pulang Malang – Prigen di tambah sisa bensin di tangki motor.
Seperti itu pula tubuh manusia yang tidak dapat menyerap langsung air yang kita minum. Tubuh membutuhkan kurang lebih 2 liter air = 8 gelas air per hari tergantung usia dan jenis kelamin. Jika kita kurang mengkonsumsi air maka kita akan mengalami Hidrasi dan beberapa gejala tergantung tingkat Hidrasi yang di alami. Saat berpuasa kesempatan untuk minum hanya di malam hari. Kita tidak dapat minum 2 liter sekaligus saat berbuka atau sahur karena dapat menyebabkan perut kembung atau muntah. Oleh karena itu kita dapat minum 2 liter air dengan aturan 242 saat berpuasa untuk menghindari Hidrasi di siang hari walau sedang berkerja.

242 bukan angka tokoh film Indonesia Wiro sableng.
242 bukan kode unik sebuah undian
242 adalah aturan minum air putih yang baik untuk menghindari Hidrasi saat berpuasa. Dengan system 242 kita dapat menghindari Hidrasi di siang hari juga menjaga agar tetap bisa menjalankan sholat tarawih dengan tenang.
2 gelas saat berbuka merupakan takaran yang tepat agar saat tarawih perut tidak begah dan berkali – kali kencing karena terlalu banyak minum. Air dapat terserap perlahan oleh tubuh sehingga jika terlalu banyak minum perut terasa begah dan berkali-kali kencing. 1 gelas menjelang makan ringan dan 1 gelas sesudahnya.
4 gelas di malam hari. Karena waktu malam lebih panjang maka kita dapat konsumsi air 4 gelas. 1 gelas seusai sholat tarawih, 1 gelas menjelang makan malam, 1 gelas setelah makan malam, 1 gelas menjelang tidur.
2 gelas saat sahur. Saat sahur terkadang kita bangun agak telat sehingga sahurpun harus cepat. Sebaiknya minum 1 gelas bangun tidur dan 1 gelas setelah makan sahur. Sebenarnya menurutku Hidrasi di alami bukan karena usia saja tapi juga tingkat tenaga yang di keluarkan saat kerja. 242 merupakan saran aturan minum yang baik dan lebih baik menyesuaikan dengan kebutuhan air tubuh kita.


 

     






0 komentar: