Senin, 10 Oktober 2016

#batikIndonesia pengrajin dan penikmatnya

Posted by Haf Sari 23.50, under | No comments

#batikIndonesia pengrajin dan penikmatnya. Mendengar kata Batik Indonesia yang terlintas di benakku adalah Jogja, Solo dan Pekalongan. Batik ketiga kota tersebut memang banyak di kenal masyarakat. Apalagi saat kita berkunjung ke Solo dan Jogja kita bisa menjumpai sentral batik terbesar di Indonesia. Sentral batik dan pemasaran batik yang baik akan meningkatkan peminat akan batik sehingga hal ini sangat membantu bagi pengusaha ataupun pengrajin batik.

#batikIndonesia pengrajin dan penikmatnya. Indonesia merupakan negara yang beraneragam budaya namun tetap selaras. Begitu pula dengan batik, Batik juga di produksi oleh pengrajin batik di berbagai daerah Indonesia. Sayangnya tidak seperti di Jogja, Solo dan pekalongan yang dibdaerah itu terdapat sentral batik dan batik sangat di kenal juga dicari. Yang membuat para pengtajin batik resa adalah saat hasil karya mereka sulit pemasarannya dan hal ini mengakibatkan para pengrajin batik beralih profesi untuk mencari nafkah. Cepat atau lambat masalah pemasaran akan membuat kurangnya pengrajin batik sehingga berakibat pada batik di lupakan.

#batikIndonesia pengrajin dan penikmatnya.Masalah pemasaran memang sangat mendasar dari sebuah produk padahal Indonesia merupakan negara yang memiliki penduduk dengan jumlah besar tapi mengapa batik yang merupakan produk lokal sulit di pasarkan?Jika dahulu batik dipakai hanyabterbatas Jarik dan selendang namun saat ini sudah mulai di pakai untuk baju. Baju batik yang dibuat dengan model mengikuti perkembangan tren  lebih diminati, apalagi anak muda yang enggan memakai pakaian model jadul kecuali saat karnaval atau acaa tertentu saja. Banyaknya model kebutuhan yang terbuat dari kain batik seperti kemeja, dress, sarimbit, rok, tas, celana juga berpengaruh pada banyaknya permintaan kain batik. Untuk lebih meningkatkan daya beli dapat di buat beberapa benda antara lain :. Jika ada blankon yang terbuat dari kain batik kenapa tidak membuat Songkok dan topi batik.. Jika ada tas dan aksesoris dari batik kenapa tidak membuat kerudung dari kain batik walaupun motif batiknya hanya terdapat di bagian ujung atau bagian kepala saja biar tidak terlihat terlalu penuh motif. Padahal semua orang tahu Indonesia berpenduduk mayoritas Islam.

#batikIndonesia pengrajin dan penikmatnya.Selain banyaknya produk batik adanya pemasaran di perlukan, misalkan saja toko batik di setiap kota. Toko batik tersebut hanya menjual berbagai produk batik, bukan hanya di kota besar namun di setiap daerah. Andaikan saja aku punya kesempatan dan dana ingin rasanya buka toko batik di Pandaan, order songkok batik di Bangil yang merupakan daerah produksi songkok, order kerudung batik dari pengusaha kerudung Pandaan. Toko Batik ini bukan hanya menjual produk batik lokal saja namun batik daerah lain. Misalkan saja toko batik Pandaan, Pasuruan tidak hanya menjual batik lokal Pasuruan namun juga batik Jogja, Solo dan daerah lainnya. Selain terdapat toko dengan sistem penjualan offline juga terdapat penjualan Online untuk lebih mempermudah pemasaran batik. Lebih efisien lagi jika toko online batik terpusat dari toko batik offline di beberapa daerah jadi pembeli online Pasuruan dapat dikirim dari toko batik di pasuruan. Hubungan antara #batikIndonesia pengrajin dan penikmatnya tidak pernah bisa di pisahkan karena hubungan itu saling berkaitan satu dengan yang lainnya yaitu terpeliharanya salah satu warisan budaya Indonesia.Untuk lebih jelas berikut spesifikasi nama motif batik Indonesia beserta daerah asalnya :

Mengenal motif #batikIndonesia Daerah Jawa Barat
1. Batik Banyumas biasa di kenal dengan batik Banyumasan. Warna  khas batik Banyumasan yaitu coklat gelap. Batik Banyumasan juga dominan dengan warna hitam dan kuning keemasan Typical batik Banyumasan terinspirasi dari gaya batik Yogya, Solo dan Lasem. Kain batik Banyumasan yang asli dicap bolak-balik.
2. Batik Ciamis memiki motif campuran dari batik Jawa Tengah dan pengaruh daerah sendiri terutama motif dan warna Garutan.
3. Batik Cirebon terdiindari motif batik Pesisiran, Batik Keratonan dan Batik Trusmi. Warna kain secara garis besar cerah dan ceria, merah, pink, biru langit, hijau pupus. Warna batik tradisional terpusat pada tiga warna yaitu krem, hitam, dan cokelat.  Batik Keratonan biasanya berwarna coklat soga atau keemasan. Batik keraton dipengaruhi oleh Hindu dan Islam. Motifnya cenderung berupa batu-batuan (wadas), kereta singa barong, naga seba, taman arum dan anyam alas. Batik Keratonan : Motif Ganggang .Batik Pesisir dipengaruhi oleh budaya Cina. Motifnya lebih bebas, melambangkan kehidupan masyarakat pesisir yang egaliter. Motifnya banyak ditandai dengan gambar flora dan fauna seperti binatang laut dan darat, ikan, pepohonan, daun daunan. Batik Pesisiran : Batik bethetan Kedung Wuni Pekalongan, Motif Sarung Cirebonan, Bethetan Demak.Dua motif Cirebon yang terkenal adalah Corak Singa Wadas dan Mega Mendung.    Motif Singa Wadas adalah corak resmi kesultanan Cirebon (Kasepuhan).

megenal motif batik daerah sumatra

1. Batik AcehBatik Aceh mengeluarkan warna-warna yang cenderung berani, merah, hijau, kuning, merah muda.  Biasanya motif batik Aceh yang tertera pada kain melambangkan falsafah hidup masyarakatnya. Motif pintu misalnya, menunjukkan ukuran tingi pintu yang rendah. Motif tolak angin menjadi perlambang banyaknya ventilasi udara di setiap rumah adat, motif ini mengandung arti bahwa masyarakat Aceh cenderung mudah menerima perbedaan. Motif bunga jeumpa-bunga kantil, diambil karena banyak terdapat di aceh. Kuatnya pengaruh islam juga turut mewarnai motif-motif batik diantaranya ragam hias berbentuk sulur, melingkar, dan garis.
2. Batik BengkuluKain Besurek, Batik Kanganga (Batik Rejang Lebong). Kain Besurek memiliki motif khas yang bernuansa kaligrafi Jambi dan Cirebon. Adopsi ini akhirnya membentuk sebuah desain batik khas Bengkulu. Batik Kanganga memiliki motif khas yaitu berupa huruf asli Rejang. Motif kain besurek yang bertuliskan huruf arab yang dapat dibaca, kain ini sangat sakral, terutama pada pemakaian kain upacara adat pengantin dan untuk menutupi mayat. Kain jenis ini biasanya berbentuk kerudung wanita calon pengantin yang digunakan untuk upacara ziarah ke makan para leluhur. Kain jenis ini tidak boleh dipergunakan secara sembarangan.
3. Batik JambiBatik Kerinci (daerah Barat Jambi). Kain dasar batik Jambi diberi pewarna alami dari tanaman dan buah-buahan seperti getah kayu dan saga. Warna khas : merah, kuning, biru, hitam. Motif batik Jambi pada umumnya diambil dari alam, seperti tumbuhan, hewan dan aktivitas sehari-hari warga Jambi. Motifnya satu-satu atau biasa disebut ceplokan. Motif batik Jambi yang sangat terkenal adalah motif kapal sanggat, kuau berhias, durian pecah, merak ngeram, tampok manggis.

4. Batik Padang.Warna batik Padang kebanyakan hitam, kuning, merah, ungu. Polanya Banyumasan, Indramayuan, Solo, Yogya. 5. Batik Riau,Di Riau ada batik Batik Selerang  yang sayangnya kabarnya sudah menghilang dan Batik Tabir. Batik Tabir warnanya lebih terang dan cerah seperti merah, kuning, hijau. Corak dan motif batik Riau adalah bunga bintang, sosou, cempaka, kenduduk Itu sekilas tentang batik di Sumatera. Bagaimana di Jawa? Ups, jangan ditanya lagi. Katanya, batik terlahir di tanah Jawa. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif bagi perempuan. 3. Batik CirebonDi Cirebon terdapat Batik Pesisiran, Batik Keratonan dan Batik Trusmi. Warna kain secara garis besar cerah dan ceria, merah, pink, biru langit, hijau pupus. Warna batik tradisional terpusat pada tiga warna yaitu krem, hitam, dan cokelat.  Batik Keratonan biasanya berwarna coklat soga atau keemasan.Batik Pesisir dipengaruhi oleh budaya Cina. Motifnya lebih bebas, melambangkan kehidupan masyarakat pesisir yang egaliter. Motifnya banyak ditandai dengan gambar flora dan fauna seperti binatang laut dan darat, ikan, pepohonan, daun daunan. Batik Pesisiran : Batik bethetan Kedung Wuni Pekalongan, Motif Sarung Cirebonan, Bethetan Demak. Batik keraton dipengaruhi oleh Hindu dan Islam. Motifnya cenderung berupa batu-batuan (wadas), kereta singa barong, naga seba, taman arum dan anyam alas. Batik Keratonan : Motif Ganggang .Dua motif Cirebon yang terkenal adalah Corak Singa Wadas dan Mega Mendung.    Motif Singa Wadas adalah corak resmi kesultanan Cirebon (Kasepuhan) yang memperlihatkan bentuk Singa Barong dari keraton Kasepuhan. Motif ini kental dengan warna coklat, hitam dan krem. Motif Mega Mendung yang tidak ditemui di daerah lain, yaitu motif berbentuk awan yang bergumpal-gumpal yang biasanya membentuk bingkai pada gambar utama. Motif ini mendapat pengaruh dari keraton-keraton di Cirebon.  Motif ini kaya akan warna merah, biru, violet, dan keemasan.

dan masih banyak lagi daerah lain di indonesia..

0 komentar: