Jumat, 10 Maret 2017

mendaki gunung welirang pertama dan terakhir

Posted by Haf Sari 17.10, under | No comments

Liat rombongan anak2 bawa tas besar. Jadi ingat dulu pengalaman pertama dan terakhir mendaki gunung welirang. Pengalaman yang tak mudah di lupakan sekaligus bikin kesel.
Q punya teman cewek anak mami banget. Apapun selalu takut dan manja. Sedangkan ortunya ingin ia lebih dewasa sebagai anak sulung. saat teman teman mengadakan kegiatan mendaki gunung welirang aku langsung memberi tahukan kepada orang tuanya.

vina aku memanggilnya. aluvia suntia dewi nama lengkapnya. teman yang tidak pernah protes apa yang aku katakan dan selalu nurut apa yang aku katakan. vina anak pertama dari tiga bersaudara. adik vina bernama nonia dan steven. namanya anak orang kaya keturunan china ya namanya kebule bulean. bukan hanya vina tapi orang tuanya juga percaya nganku. aku memberi ide untuk vina kepada orang tuanya. aku menyarankan vina ikut mendaki gunung denganku dan aku akan menjaganya.

tidak di duga tanpa berfikir orang tuanya langsung setuju dan meyakinkan vina ikut menaki gunung. tibalah di saat yang di tunggu tunggu. aku dan teman teman sudah menunggu di terminal pandaan tapi vina tidak muncul juga. saat kita mau berangkat sewa angkot vina muncul di antar ayahnya dengan mobil mewah. wew namanya kita bukan anak orang kaya jangankan mobil. motor aja jarang yang punya gak seperti sekarang.
satu teman membeli tiket pendakian dan kita semua menunggu. di tengah jalan pendakian vina mengeluh perutnya sakit dan pusing. tas yang di bawah vina di bawa teman cowok duluan.
jujur aku bingung harus bagaimana? aku mulai menebak. ternyata vina memang tidak makan sebelum berangkat apalagi dia cuma membawa cemilan kering. ya sudahlah namanya juga pengalaman pertama jadinya aku berikan nasi bekalku agar vina tidak sakit perut lagi. menunggu vina selesai makan dan beristirahat sehingga kita kemalaman sampai di tempat peristirahatan pertama. mulai menginjak peristirahatan pertama bau belerang sudah sangat menyengat dan di tanah terlihat potongan potongan kecil belerang berwarna kuning keemasan.

persiapan dan perlengkapan mendaki gunung yang aku bawah.
sebelum berangkat usahakan makan dan minum
kalau menurutku pakai kaos lengan panjag biar menyerap keringat tapi pakai hem kotak seperti kebanyakan pendaki juga gak apa lah.
pakai sepatu ket jangan pakai sepatu high hills emang mau konser atau jangan pakai sendal jepit emang mau ke masjid.
pakai celana standart jangan pakai celana atau pakaian yang akan menyulitkanmu karena jalan yang dilewati penuh batu sangat besar dan harus memanjat batu untuk lewat.
bawa bekal nasi secukupnya bawa mie instan dan yang bisa membuatmu kenyang.
bawa pisau atau parang.
bawa tenda walau milik teman.
jangan lupa bawa pasaknya sekalian karena di sana tidak ada yang jual pasak.
bawa jaket tebal karena udara di gunung lbih dingin di banding di rumahku.
 bawa kompor kecil berbahan spirtus.
tidak usah bawa hp karena tiak akan ada sinyal.
Mendaki gunung rencananya 3 hari eh ternyata 1 hari udah balik. kejadian yang sangat mengerikan terjadi. kita sampai di tempat berkema yang pertama sudah terlalu larut sehingga tidak begitu jelas lokasi aman dan nyaman. saat teman teman memilih tempat itu aku merasa tidak nyaman karena tempatnya berada di atas bukit dan melewati smak belukar yang lebat tapi yah sudahlah kita cuma mennginap semalam kemudian lanjutkan perjalanan. tidak di sangka saat tenda mulai berdiri aku terkejut ada seorang teman laki laki mengamuk. menyuruh kits pergi semua. kita pindah dan kita mulai menyalakan kompor masak mie dan merebus air sambil menghilangkan sedikit rasa ingin.

saat itu vina menunjukkan ke manjaannya. ia tidak bisa makan mi tanpa garbu dan piring.  agar ia makan akhirnya aku menyuapinya. jadi berasa jadi ibu  ibu yang menyuapi anaknya. teman teman sampai menertawakan tingkah kita. malam mulai larut kita masuk tnda. di tengah malam temanku yabg habis kerasukan tiba tiba melompat ke atas  tenda hendak lari mengejar sesuatu. masih beruntung trtangkap teman lain yang ikut melompat ke atas tenda. di pegang dan di tindih beberapa oang masih saja meronta. kejar ular itu brmata berlian lari ke arah istanah. herannya di mana ada istana karena ini hutan. akhirnyadi bawa ke dalam tenda di lepas  pakaiannya dan diguyur air.

yang bikin kesel teman cowok yang kerasukan sampai dua kali itu menyalahkanku. dengan santai ia bilang kamu tuh hafsari aku kira kamu tidak ikut. yang ikut cuma vina. kalau kamu ikut gini kan jumlah orangnya jadi ganjil. karena ganjil sembilan belas jadi salah satu dari kita akan kerasukan dan di ajak tinggal di sini. helloo vina yang ngajak aku dan yang minta ijin ortunya juga aku. klo aku gak ikut vina pasti tidak akan ikut. tapi yah sudahlah mending diam saja. sudah terjadi dan kita sudah mau pulang walau masih mnginap semalam dari pada kejadian buruk terulang.

0 komentar: