Rabu, 08 Juni 2011

Pencahayaan LED kenyamanan dari generasi ke generasi

Posted by Haf Sari 16.02, under | 4 comments

Kata generasi mungkin sangat erat dengan kata penerus bangsa namun dalam hal ini menyangkut keluarga. Anak merupakan kebanggaan dan juga generasi kita. Prestasi anak merupakan impian semua orang tua. Prestasi gemilang memiliki faktor pendukung salah satunya lingkungan. Lingkungan memiliki peran yang sangat besar maka dari itu orang tua selalu memberikan yang terbaik untuk menjaganya. Pergaulan bebas membuat sebagian besar anak terjerumus dalam keterpurukan. Sebagian orang tua memilih melarang anak keluar rumah sedangkan anak tidak betah dirumah tanpa berusaha agar si anak betah dirumah. Ini cara yang kurang baik, setidaknya berikan yang terbaik dirumah sehingga seorang anak betah berada dirumah tanpa paksaan. Seorang anak memiliki tipe berbeda namun yang jelas mereka butuh teman dan suasana nyaman.
Menyinggung mengenai rumah, seperti apa rumah yang anda inginkan?
Sebagian besar orang menginginkan rumah yang besar dan mewah namun ada pula yang menginginkan rumah sederhana. Inti dari keinginan semua orang mengenai rumah adalah kenyamanan bagi keluarga. Seperti pepatah mengatakan rumahku adalah istanaku maka sudah jelas rumah memiliki andil sangat besar bagi kehidupan semua orang. Sebagai contoh keluarga anda sendiri, semua orang tua pasti menginginkan anaknya betah berada dirumah. Setiap hari selalu ada waktu berkumpul dengan keluarga. Dipagi hari setiap keluarga akan sarapan bersama, entah itu keluarga besar ataupun kecil. Membuat seorang anak betah berada di rumah merupakan kebahagiaan tersendiri. Setiap hari makan bersama, belajar ataupun menonton televisi bersama keluarga. Memper erat keharmonisan keluarga serta membiasakan kebersamaan.
Orang tua adalah segalanya bagi seorang anak. Kebiasaan yang ditanamkan kepada anak sejak dini akan terus dilakukan hingga dewasa dan akan menjadi contoh saat memiliki keluarga baru. Yang terbaik akan dilakukan semua orang untuk kebaikan anaknya. Sebuah rumah pastinya membutuhkan sebuah penerangan. Hal tersebut sudah diketahui semua orang jauh sebelum listrik ada terutama di Indonesia. Berita buruk bagi pengguna pencahayaan yang redup bahwa membaca ditengah suasana redup dapat mengganggu penglihatan. Tidak heran sekarang banyak anak usia dini sudah mengalami gangguan pada penglihatan dan salah satu faktornya adalah PENERANGAN yang kurang baik.
Trus penerangan yang bagaimana yang baik? sebagai orang tua, saya tidak mau anak saya berkacamata diusia dini? Sebenarnya saya juga menggunakannya namun tampa pembanding kayaknya gak seru nie.. . Salah satu bukti bahwa Led sudah tidak asing lagi bagi masyarakat dari generasi ke generasi. Menurut survey yang saya lakukan bahwa penerangan yang terang dan tidak silaulah yang terbaik. Seperti seorang nenek di daerah saya yang sudah berusia lebih dari 50 tahun, namun saya juga tidak tahu jelas usianya berapa karena beliau tidak tahu tanggal maupun tahun lahirnya, yang jelas beliau masih ngumani masa penjajahan, presiden soekarno juga masa G30S PKI. Matanya terlihat kecil seperti terpejam namun masih bisa membaca dengan jelas tanpa menggunakan alat bantu seperti kaca mata. Walaupun beliau tidak terbiasa membaca majalah ataupun koran karena dimasanya tidak ada namun beliau kegiatan terbanyaknya adalah membaca Al-Qur’an. Kegiatan yang lajim dilakukan para lamsia. Pagi, siang, malam tidak menjadi kendala bagi beliau. Setelah saya tanya apa sih rahasianya anda masih bisa melihat dengan baik? Dengan polos beliau menjawab saya tidak meminum atau mengkonsumsi apapun yang membuat mata saya bisa sehat. Sejak ada listrik masuk desa saat era Bpk Soeharto saya menggunakan lampu yang sama lampunya itu awet dari pada yang lainnya. Anak cucu saya juga sampai sekarang menggunakan lampu yang sama. Setelah saya telusuri dan mencari tau yang nenek ini maksud ternyata sekarang meluncurkan produk baru yaitu LED. Salah satu bukti bahwa Led sudah tidak asing lagi bagi masyarakat dari generasi ke generasi. Sudah jelaskan pentingnya penerangan yang baik? Kalau belum kita lanjutkan lagi lebih lanjut.
Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa Led produk yang tahan lama sejak lama. Sampai sekarang Philips masih menduduki pringkat terdepan mengenai kata hemat. LED memiliki keunggulan 6H yaitu 6 hematnya antara lain:
1.      Hemat pembelian lampu, karena Led terbukti lebih tahan lama dari pada lampu pijar biasa.
2.      Hemat energi, Sudah terbukti bahwa Led lebih hemat energi sebesar 80% dari lampu pijar atau hologen karena Led mengubah 15-25% energi yang digunakan menjadi cahaya sedangkan lampu pijar hanya 8% energi saja yang menjadi cahaya.
3.       Hemat pemeliharaan, Seperti diketahui bahwa Led memiliki berbagai ambiences yaitu hangat putih, putih dingin dan aksen. Bukan itu saja namun juga memiliki beberapa ukuran lampu sehingga mudah mengatur penciptaan suasana yang berada disetiap ruangan.
4.      Hemat daya, mengapa di sebut hemat daya? Karena Led mengkonsumsi 80% lebih kecil energi di banding lampu biasa. Sehingga anda terhindar dari jeglek atau mati lampu karena terlalu besarnya energi yang dikeluarkan sedangkan daya meter anda kecil.
5.      Hemat tagihan, ingat Led mengkonsumsi 80% lebih kecil energi dibanding lampu pijar biasa jadi otomatis tagihan listrik anda juga lebih kecil dibandingkan sebelum menggunakan Led.
6.      Hemat pembelian soket atau alat kelengkapan cahaya. Ini khusus bagi yang belum memakai Led, anda tidak perlu membeli pitingan, soket atau alat kelengkapan cahaya yang baru saat, hendak beralih ke Led karena Led memiliki berbagai macam bentuk maupun ukuran sehingga seperti apapun ukuran dan bentuk soket anda akan ada jenis Led yang cocok.
Dengan Led anda dapat menambah aksen ruang yang menggambarkan isi dalam ruangan. Sudah jelaskah pilihan anda setelah membaca penjelasan saya diatas? Pilihan anda sepenuhnya ditangan anda. Sayangi keluarga anda dengan memberikan yang terbaik dan penyesalan akan datang setelah kemungkinan terburuk datang. Mencegah lebih baik dari pada mengobati.

4 komentar: