Sabtu, 06 Oktober 2012

Tantangan memasak Pan Fried Shun Tak Style

Posted by Haf Sari 23.31, under | 3 comments



Tantangan memasak Pan Fried Shun Tak Style, Master chef Indonesia. Master Chef Indonesia dengan ke empat kontestan masih berada di Hongkong. Kali ini para kontestan akan mendapatkan tantangan dari chef master yang beberpa kali menjadi juara kontes memasak. Masakan yang akan di kompetisikan adalah masakan tradisional yang berasal dari daerah Shun Tak, Hongkong. Chef Mook Ming memperagakan cara memasak dan beberapa yang harus di ingat dalam memasak Pan Fried Shun Tak Style. Terlihat mudah namun sebenarnya sulit, karena bagaimana chef memperagakan cara memfiley ayam utuh tanpa di potong agar saat di potong daging berukuran sama. Yang tidak di beritahukan di sini adalah komposisi saus, sehingga para kontestan harus menebak komposisi saus dari rasanya.

Tantangan memasak Pan Fried Shun Tak Style. Tantangan untuk peserta adalah memasak semirip mungkin dengan contoh baik rasa maupun bentuk, peserta harus meracik saus sendiri karena bahan saus tidak semua di gunakan, tingkat kematangan harus di perhatikan. Kompetisi di mulai dengan tambahan 5 menit lebih awal untuk Opik. Untuk yang lain waktu yang di berikan adalah 35 menit. Dari ke empat kontestan ternyata dua di antaranya lupa memasukan tepung maizena kedalam campuran ayam sebelum di Goreng. Vera dan bu Desi lupa memasukan tepung Maizena kedalam campuran ayam, tapi bu desi masih beruntung, beliau ingat saat ayam baru di masukan satu dan kemudian langsung di ambil kembali dan di campur dengan tepung maizena. Untuk Vera sayang sekali baru ingat saat ayam telah setengah perjalanan di dalam wajan.

Berikut penilaian secara singkat dari chef juri :
  • Desi : Goreng terlalu kering, Saus tiram terlalu banyak, warna bagus, asin dan manis tidak ada.
  • Opik : Jahe dan garlik Tipis, goreng ayam gak rata, ada ayam yang gosong dan ada yang kurang matang. tapi chef Mook Ming berpendapat rasa hampir mirip dan goreng hampir mirip.
  • Vera : Gosong luar dalam mentah, basah, potongan terlalu kecil, saus terlalu kental dan tidak memakai tepung.
  • Ken : Penampilan seperti ayam bakar, Terlalu manis oleh saus tanpa gula, sebenarnya saus manis dari campuran saus dengan tambahan gula bukan dari saus yang manis.
 Dari berbagai komentar chef juri tersebut ternyata di putuskan dengan Opik yang menjadi paling mendekati perfek. Mendapatkan dua keuntungan yaitu memilih Pao terlebih dahulu pada pertandingan selanjutnya.

3 komentar: